Pariwisata Sumatera Utara berharap bahwa meningkatkan hubungan udara akan membantu pariwisata untuk tumbuh lebih cepat. Pada awal tahun sembilan puluhan, Sumatera Utara digunakan untuk menjadi salah satu tujuan utama bagi orang asing. "Sebelum krisis tahun 1997, Sumatera Utara digunakan untuk menyambut mendekati 300.000 wisatawan asing per tahun. Pada saat itu, kami harus penerbangan langsung ke Eropa dengan Garuda membuat persinggahan di luar Medan dari Amsterdam. Kami juga digunakan untuk memiliki penerbangan ke Taipei beberapa tahun yang lalu, "jelas Nurlisa Ginting, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara.